Program Literasi

1. Tujuan Program Literasi Sekolah

  • Menumbuhkan budaya membaca, menulis, dan berpikir kritis pada peserta didik
  • Mengembangkan karakter religius, kreatif, dan berintegritas.
  • Meningkatkan kemampuan literasi dasar (baca-tulis, numerasi, sains) dan literasi digital.
  • Menghadirkan lingkungan sekolah yang mendukung pembelajaran sepanjang hayat.

2. Ruang Lingkup Program mencakup:

  • Gerakan Literasi Sekolah (GLS)
  • Penguatan literasi mata pelajaran
  • Pengembangan sarana literasi
  • Kegiatan literasi keagamaan

3. Bentuk dan Rincian Program

    A. Program Pembiasaan Harian dan Mingguan

  • 15 Menit Membaca Sebelum Pelajaran Buku non-pelajaran.
  • Guru memastikan keterlaksanaan tiap pagi.
  • One Student One Book (OSOB)
  • Setiap siswa membaca 1 buku per bulan dan membuat ringkasan.
  • Jurnal Literasi Harian
  • Catatan refleksi membaca atau aktivitas literasi siswa.
  • Pojok Baca Kelas
  • Setiap kelas memiliki koleksi minimal 50 buku variatif.
  • Kultum dan Literasi Qur’ani
  • Kultum 5 menit setiap hari tertentu.
  • Tadabbur ayat tematik untuk pembiasaan literasi keagamaan.

B. Program Pengembangan Literasi Akademik

  • Integrasi Literasi di Setiap Mata Pelajaran
  • Guru memasukkan aktivitas membaca–menulis–menalar dalam RPP.
  • Proyek Literasi Tematik

           Contoh: proyek sains (literasi sains), proyek sosial (literasi kewargaan).

C. Program Pengembangan Minat dan Bakat

  • Mading Sekolah 
  • Siswa mengirimkan karya tulisan, puisi, pantun, komik edukasi, dsb.
  • Lomba Literasi
  • Lomba membaca puisi, pidato, story telling, resensi buku, menulis cerpen.
  • Pembinaan karya hingga diterbitkan dalam bentuk antologi.

E. Program Sarana dan Lingkungan Literasi

  • Revitalisasi Perpustakaan Sekolah
  • Penataan ruang nyaman, sudut baca, dan koleksi buku baru.
  • Pojok Literasi di Seluruh Area Sekolah
  •  Taman baca, lorong literasi.
  • Sistem Peminjaman Buku Teratur
  • Menggunakan kartu perpustakaan 

F. Program Kemitraan dan Kolaborasi

  • Ke penerbit buku, museum, festival literasi, atau perpustakaan umum.
  • Kerja Sama dengan Perpustakaan Daerah / Komunitas Baca
  • Keterlibatan Orang Tua
  • Kegiatan Kunjungan Edukatif

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Nyalanesia bekerja sama dengan ribuan guru dan kepala sekolah di seluruh Indonesia untuk bersama-sama membangun jembatan literasi agar setiap anak punya kesempatan untuk mewujudkan mimpi.

Pendidikan adalah alat untuk melawan kemiskinan dan penindasan. Ia juga jembatan lapang untuk menuju rahmat Tuhan dan kebahagiaan.

Mendidik adalah memimpin,
berkarya adalah bernyawa.

Artikel Terkait